Pesawat Malaysian Airlines Menghilang secara Misterius?
Trending-Topik,- Pesawat penumpang bernomor penerbangan MH370 bermesin boeing 777-200 milik Malaysian Airlines dikabarkan hilang kontak setelah lepas landas, pada Sabtu dinihari lalu (08/03/14, 00:41 waktu setempat).
Pesawat yang masuk dalam kategori Airbus tersebut bermuatan 239 penumpang beserta 12 awak ini mestinya mendarat di Beijing, Cina, setelah menempuh 6 jam perjalanan dari Kuala Lumpur. Dikutip dari bbc, penumpang berasal dari 14 kebangsaan yang berbeda. Dua pertiga berasal dari Cina, sementara yang lain berasal dari tempat lain di Asia, Amerika Utara dan Eropa, termasuk 7 orang dari Indonesia.
Seperti diberitakan beberapa media nasional, pakar dunia penerbangan Richard Quest pada Sabtu siang mengatakan pada CNN, bahwa penerbangan pesawat tersebut kategori penerbangan Qruise. "Tidak banyak yang harus dilakukan pilot di ketinggian ini, bisa menggunakan pilot otomatis, hanya perlu ada koreksi kecil dan perubahan, pesawat di ketinggian tinggi. Karenanya ini sangat serius bahwa terjadi sesuatu saat cruise", ucapnya.
Seperti diberitakan beberapa media nasional, pakar dunia penerbangan Richard Quest pada Sabtu siang mengatakan pada CNN, bahwa penerbangan pesawat tersebut kategori penerbangan Qruise. "Tidak banyak yang harus dilakukan pilot di ketinggian ini, bisa menggunakan pilot otomatis, hanya perlu ada koreksi kecil dan perubahan, pesawat di ketinggian tinggi. Karenanya ini sangat serius bahwa terjadi sesuatu saat cruise", ucapnya.
Dugaan Sementara, terkait Terorisme?
Kabar tersiar dari banyak media yang berpendapat bahwa pesawat tersebut di bajak oleh teroris. Pasalnya terdapat empat orang penumpang yang terdaftar dalam penerbangan - warga Italia dan Austria - yang mana sebenarnya tidak seharusnya berada di dalam pesawat. Keempatnya membeli tiket dari China Southern Airlines and partner Malaysia Airlines untuk rute Kuala Lumpur-Beijing.
Kabar tersiar dari banyak media yang berpendapat bahwa pesawat tersebut di bajak oleh teroris. Pasalnya terdapat empat orang penumpang yang terdaftar dalam penerbangan - warga Italia dan Austria - yang mana sebenarnya tidak seharusnya berada di dalam pesawat. Keempatnya membeli tiket dari China Southern Airlines and partner Malaysia Airlines untuk rute Kuala Lumpur-Beijing.
Pada saat ceck-in, mereka berdua melaporkan, bahwa paspor mereka dicuri di Thailand setahun yang lalu. Sementara itu, hari ini (09/03) Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengatakan,"Kami mempertimbangkan semua kemungkinan, tetapi terlalu dini untuk menyimpulkan".
Pencarian Libatkan FBI
Hasil penyelidikan sementara, posisi hilang kontak pesawat di Vietnam bagian selatan. Terhitung sudah lebih dari 40 jam (09/03, 19:32 WIB), Pemerintah Malaysia mendata hasil pencarian, hasilnya masih nihil. "Empat nama ada di tangan saya. Intelijen kami sendiri sudah bekerja, dan tentu saja, unit anti terorisme... dari semua negara yang relevan telah diberitahu," Ucap Hishammudin Husein.
Bantuan RI
Dikutip dari AntaraNews , negara kesatuan Republik Indonesia sendiri mengirim bantuan berupa lima kapal perang dan satu helicopter untuk melakukan proses pencarian. Pencarian ini disokong data radar Tentera Udara Diraja Malaysia yang sempat menangkap gelombang satu wahana udara di ruang udara Penang, Semenanjung Malaka.
Dugaan Lain
Sumber lain media elektronik mengabarkan, hilangnya pesawat MH370. Mereka ada yang berpendapat bahwa pesawat MH370 tersebut melakukan penerbangan putar balik menuju Kuala Lumpur. Namun, jika dilihat dari seluruh rangkaian keberangkatan pesawat yang menghilang secara misterius tersebut, itu hal rumit. Pasalnya seharusnya ketika pesawat melakukan putar balik, pesawat tidak menghilang dalam tempo lebih dari 40 jam. Wallahu 'alamu.. . Mari kita berdo'a untuk keselamatan seluruh penumpang yang ada didalamnya termasuk warga negara Indonesia. Aamiin.
-Dikutip dari berbagai Sumber-
Sumber lain media elektronik mengabarkan, hilangnya pesawat MH370. Mereka ada yang berpendapat bahwa pesawat MH370 tersebut melakukan penerbangan putar balik menuju Kuala Lumpur. Namun, jika dilihat dari seluruh rangkaian keberangkatan pesawat yang menghilang secara misterius tersebut, itu hal rumit. Pasalnya seharusnya ketika pesawat melakukan putar balik, pesawat tidak menghilang dalam tempo lebih dari 40 jam. Wallahu 'alamu.. . Mari kita berdo'a untuk keselamatan seluruh penumpang yang ada didalamnya termasuk warga negara Indonesia. Aamiin.
-Dikutip dari berbagai Sumber-


0 comments:
Post a Comment